Vivo Pamerkan Smartphone Yang Dapat Berubah Warna

Teletech – Untuk menciptakan perangkat yang menarik, setiap vendor dipaksa untuk melakukan hal-hal yang mungkin sedikit unik dan aneh. Dikarenakan memang hal yang demikian diketahui lebih sukses untuk menarik perhatian publik untuk memilikinya, seperti yang diterapkan oleh Vivo ini misalnya.

Dimana vendor asal China tersebut baru saja menunjukkan konsep desain Smartphone terbarunya yang membuatnya berbeda daripada perangkat lain yang sudah beredar di pasaran. Perangkat ini diklaim bisa melakukan perubahan warna sesuai keinginan pengguna.

Kecanggihan dari perangkat terbaru tersebut telah ditunjukkan dalam sebuah video yang diunggahnya di sosial media Weibo. Diketahui kalau perangkat ini tidak memiliki nama ataupun konsep yang detail untuk ditunjukkan kepada publik, kameranya sendiri juga masih di sensor, sehingga kita tidak mengetahui seperti apakah model daripada kamera belakangnnya.
Berubah

Untuk melakukan perubahan warna ini pengguna cuman bisa dengan menekan tombol saja. Bisa jadi Vivo akan menawarkan perubahan warna ini ketika perangkat saat dalam keadaan aktif dan siap digunakan untuk beraktifitas.

Jadi untuk tombol yang ditekan ini merupakan power, sehingga ketika layar utama menyala, maka body belakang yang awalnya memiliki warna biru gelap, kemudian bertransisi menjadi warna ungu sebelum akhirnya menjadi warna putih/ perak dalam beberapa detik setelahnya.

Teknologi yang digunakan yaitu elektrokromisme. Konsep sederhananya yakni teknologi ini memungkinkan kaca untuk mengubah warna atau opasitasnya ketika diberi tegangan listrik.

Akan tetapi untuk tegangan yang diberikan sangatlah kecil, sehingga hal yang demikian tidak akan memakan banyak kapasitas baterai, sehingga tidak begitu boros juga baterainya. Dan teknologi ini bukanlah hal baru, dikarenakan sudah pada diterapkan di mobil atau gedung. Hanya saja kalau di ponsel memang masih baru.

Baca Juga :  2021 iPhone Akan Hadir Dengan Face ID dan Touch ID

Perlu diketahui bahwa OnePlus selaku saudara Vivo juga pernah memanfaatkan teknologi ini, yakni pada OnePlus Concept One. Perangkat tersebut memanfaatkannya untuk menyembunyikan tiga kamera belakang ketika sedang tidak digunakan.