Bukalapak Gelar Festival Srikandi Nusantara

Bukalapak Gelar Festival Srikandi Nusantara

Teletech – Digitalisasi membuka banyak peluang bagi pemberdayaan perempuan dan partisipasi perempuan dalam industri bisnis yang lebih setara. Bukalapak melalui Komunitas Srikandi mengajak ribuan perempuan di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkarya dalam satu wadah.

Guna memberdayakan ekonomi perempuan ini, Bukalapak menggelar Festival Srikandi Nusantara bertajuk “Buka Kesempatan untuk Perempuan Indonesia” di Kota Kasablanka, Jakarta.

Bukalapak Gelar Festival Srikandi Nusantara

Natalia Firmansyah selaku Chief Financial Officer Bukalapak mengatakan perusahaannya percaya teknologi membuka banyak peluang bagi pemberdayaan dan partisipasi perempuan.

“Kami ingin mempersembahkan Festival Srikandi Nusantara untuk seluruh perempuan di Indonesia agar dapat memaksimalkan potensi dirinya melalui beragam kegiatan yang kami hadirkan.”

Menurut Kementerian PPN/Bappenas, perempuan memiliki peranan penting dalam perekonomian. Untuk itu, peningkatan kualitas hidup dan peran perempuan merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan bangsa.

Menyadari hal ini, Bukalapak ingin turut meningkatkan perekonomian Indonesia melalui pemberdayaan UMKM, merangkul seluruh perempuan di Indonesia.

Rangkaian Workshop Srikandi Bukalapak telah diselenggarakan di 5 kota, yaitu Jakarta, Yogyakarta, Makassar, Bandung, Semarang, dan ditutup dengan Festival Srikandi Nusantara ini sebagai puncak rangkaian.

Bukalapak Gelar Festival Srikandi Nusantara

Natalia Firmansyah menambahkan, “Saat ini jumlah Srikandi Pelapak Bukalapak telah mencapai lebih dari 300 pelapak di seluruh Indonesia, dan melalui Festival Srikandi Nusantara ini kami berharap angka para Srikandi Pelapak akan terus bertambah.”

Festival Srikandi Nusantara menyuguhkan beragam talk show inspiratif, diantaranya mengenai cara membangun bisnis yang relevan serta pemanfaatan teknologi dalam mengembangkan bisnis.

Baca Juga:   Bukalapak Gelar Kopdar Akbar Komunitas Bukalapak 2018