Teletech

Technology News Feed

Google Berencana Produksi Smartphone Di India


Google saat ini berencana untuk memboyong lebih banyak perangkat Pixel ke India dalam waktu dekat, dan juga membuka peluang untuk mengarap perangkatnya di sana.

Menurut sebuah keterangan, pihak Google menyebut akan menghadirkan penerus Pixel 4a yaitu 5A dalam jumlah banyak di India, tentunya setelah perangkat tersebut diluncurkan yang diprediksi bakal meluncur di Juni 2021.

Setelah tahap peluncuran itu, Google akan menjajaki lebih lanjut kemungkinan produksi Pixel di India. Produksi tersebut ditujukan untuk penjualan di India serta juga untuk diekspor.

Baca juga: Perancis Nilai Negosiasi Google Dengan Penerbit Berita Melanggar Ketentuan

Kuat dugaan hal ini terjadi karena di 2020 Google telah meningkatkan jumlah stok Pixel 4a-nya di India, dan dikabarkan tinggi peminat karena memang dibandrol dengan harga yang cukup kompetitif.

Lalu karena harga yang kompetitif itu, juga sejauh ini menjadi alasan Google belum akan meluncurkan Pixel 4a 5G dan Pixel 5 di India, karena dapat mempengaruhi harga jual yang kompetitif itu, dan sebelumnya juga tak merilis Pixel 4 dan Pixel 4 XL karena fitur Motion Sense yang tak bisa dipakai di negara tersebut.

Dan mereka berharap pangsa pasarnya globalnya lewat pasar India menjadi lebih besar. Nah, terkait soal penerus Pixel 4A, yaitu 5A yang besar kemungkinan siap meluncur ini dikabarkan membawa dua versi, yaitu yang sudah mendukung 5G dengan menggunakan chip Snapdragon 690, dan versi 4G mengusung Snapdragon 732G.

Baca juga:Dua Smartphone Baru Nokia Masuk Daftar Rekomendasi Android

Dari segi tampilan smartphone ini akan hadir dengan dimensi sebesar 156,2 x 73,2 x 8,8 mm. Dilihat dari ukurannya, ponsel tersebut akan memiliki bodi yang lebih besar dari Pixel 4A namun cenderung sedikit lebih kecil dibandingkan Pixel 4A 5G.

Pixel 5A disinyalir bakal hadir dengan bodi yang dibalut material plastik. Dan dikabarkan siap dibandrol dengan harga yang kompetitif pula, sesuai strategi yang dimilikinya saat ini.

Source link