Teletech

Technology News Feed

Iklan Facebook dalam gim VR tuai kritik


[ad_1]

Alasan pengembang menghentikan iklan pada platform VR, karena Blaston bukan gim yang cocok untuk tes iklan yang dibangun Facebook.

Upaya Facebook untuk membawa iklan ke platform virtual reality (VR) Oculus dengan menghabiskan miliaran dolar, tampaknya tidak menjadi awal yang baik. Perusahaan mengumumkan minggu lalu, berencana untuk meluncurkan iklan dalam gim pertama mereka yang berjudul “Blaston”. 

Facebook bekerja sama dengan studio pengembang game VR, Resolution Games untuk mengembangkan gim Blaston. Hanya beberapa hari kemudian setelah Resolution Games merilis Blaston, terdengar dari banyak pemain mereka telah memutuskan untuk meninggalkan peluncuran tes iklan di Blaston.

Dilansir TechCrunch (22/9), pengembang menyampaikan Blaston bukan gim yang cocok untuk tes iklan yang dibangun Facebook. Oleh karena itu, pengembang tidak lagi berencana untuk melaksanakan tes iklan itu. Peluncuran iklan dari Facebook di gim VR ini sangat penting karena iklan sedang dites di dalam beberapa gim dari pengembang pihak ketiga. 

Facebook telah membeli beberapa studio game VR dalam beberapa bulan terakhir dan memiliki sejumlah judul gim di perangkat Oculus Quest yang paling populer di pasaran. Hal ini memberi peluang Facebook untuk meluncurkan iklan dengan mitra pengembang pihak ketiga. Selain itu, peluncuran iklan juga dipersiapkan untuk  memberi kesempatan pengembang membuka saluran monetisasi mereka.

Tapi, pengumuman peluncuran iklan minggu lalu masih menimbulkan banyak kritik di komunitas VR yang tidak senang dengan upaya Facebook. Mereka  mempermasalahkan upaya tersebut tidak berjalan seimbang dengan privasi pengguna. Di sisi lain, pengguna juga tampaknya lebih terganggu dengan prospek iklan yang diluncurkan di dalam platform game VR berbayar, seperti Blaston. 

Terbaru, Resolution Games selaku pengembang Blaston menjelaskan akan mengembangkan pengetesan iklan di dalam salah satu game mereka yang gratis. Resolution Games yang mengabaikan tes iklan bahkan sebelum dimulai, merupakan kemunduran awal untuk upaya periklanan Facebook dalam game VR. Ini menunjukkan betapa skeptisnya pengguna perangkat Oculus yang paling vokal terhadap upaya periklanan Facebook. 

Facebook berusaha untuk mengatasi kemunduran awal itu minggu lalu. Perusahaan menjelaskan jika  data pengguna VR saat ditayangkan iklan tidak akan terekam. Facebook sebenarnya telah melihat reaksi yang cukup besar tahun lalu dari penggemar VR, ketika mereka mengumumkan bahwa pemilik VR baru akan memerlukan akun Facebook untuk mengaktifkan perangkat mereka. Kritik besar terkait data pengguna juga mengalir setelah pengumuman tersebut.

 



[ad_2]

Source link